Customer PHP, No prob.

November 12, 2014 § Tinggalkan komentar

Berawal dari pertemuan dengan teman satu profesi yang membahas obrolan tentang bentuk customer PHP.

PHP, bukan istilah di web designer atau developer, tapi kata ini cukup fenomenal yang disematkan oleh para remaja masa kini. PHP ini adalah sebuah akronim dari Pemberi Harapan Palsu, yang tidak hanya remaja dengan masa jatuh cinta nya tapi ini juga kerap kali menghantui pelaku online trading – atau perdagangan online, tidak terkecuali saya 🙂

Saya sebagai seorang pegiat mebel yang meng-online-kan barang furniture dengan ragam calon customer khas Indonesia dan luar Indonesia sangat suka mencermati fenomena ini. Kadang bikin lucu, tapi kadang bikin bingung juga tatkala sang calon customer sudah deal harga tetapi di akhir transfer ternyata minta cancel. So, what’s wrong? 🙂

Dari segi barang, bisnis mebel jauh berbeda dengan bisnis pakaian, gadget maupun pernik-pernik kecil lain yang bisa diangkut oleh kurir dengan biaya pas murahnya. Tapi untuk barang se-gede mebel? Tentu ada estimasi biaya ongkos kirim yang mungkin bisa diluar dugaan yang berimbas pada out of budget dari si calon customer. Padahal harga mebel sudah sangat murah karena diproduksi langsung. Saya pun menyadari akan hal ini, jadi memang pertanyaan “what’s wrong?” seperti diatas sudah menjadi pertanyaan klise jika menurut saya.

Hal semacam ini juga banyak dialami sahabat saya yang berprofesi sama sebagai produsen mebel. Sama seperti ibu-ibu cantik yang suka gosip, curhat dengan keadaan “PHP” seperti ini pun menjadi hal lumrah ketika bertemu. Kadang ada yang emosi, sampai di blacklist nomer hp dan delete contact segala macem. Tetapi juga ada yang cuek-cuek saja menyikapinya.

Kalau untuk saya? lebih memilih cuek saja 🙂 tidak hanya calon customer Indonesia, pernah beberapa customer luar Indonesia yang segala bentuk layanan sudah saya sediakan mulai jemput ke airport, booking hotel, sampai guiding-pun masih sempat di-PHP-in, hehehe… repot memang, but it’s the truth when you’re in business, kok. Never mind. It’s a valuable learning for entrepreneur. you’ll get stronger when you’re in this same situation. Selalu teringat apa yang dikatakan Robert Kyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad, “kecakapan hidup seringkali paling baik dipelajari melalui pengalaman, dan pengalaman adalah bentuk investasi untuk bisa mendukung diri sendiri dalam bisnis”.

Apakah perlu marah dan jengkel? O, no way! Menurut saya tidak ada satu sikap selain bijaksana dalam menyikapinya, lain soal jika sudah pesan tapi tidak mau membayar atau sebaliknya. Apalagi iklim bisnis online di Indonesia ini yang banyak sekali tipuan dan jebakannya, pantaslah kalau si calon customer merasa harus lebih ceriwis, nggak apa-apa justru saya sangat respect terhadap customer seperti ini yang sangat cerdas memilih. Segala bentuk pertanyaan, mulai dari tanya harga, kualitas sampai membandingkan produk dengan vendor lain itu sudah lazim saya terima. It’s okay, i realize that i’m in business, many things happen. Should not to worry, karena cara paling sederhana adalah, “jujur”. So, stay confident, right! 🙂

Customer is number one? Of course, but not the only one, kan? Ada satu cerita dimana teman saya pernah mempunyai customer yang “ceriwis-nya” menurut dia melebihi seorang cewek remaja yang mendapat menstruasi pertamanya. #serius. Jadi selama waktu 5 bulan, saya ulangi 5 bulan, si customer ini bertanya bolak-balik ke teman saya yang entah mungkin niatnya ingin agar lebih “mempercayai” teman saya ini. Dengan segala bentuk pertanyaannya ini di akhir cerita, pun tidak jadi beli. o, PHP banget bukan?. Itulah mengapa kadang perlu sedikit “ketegasan” dalam bersikap menghadapi customer. Apalagi contact person yang kita berikan adalah milik pribadi. So, kita harus bener-bener jaga attitude dan tahu membuat kebijakan supaya tidak membuat cacat hati seseorang. So, Bagaimana dengan Anda? : )

Okay, that’s it i wanna write. And wait, i should make an hashtag umm.. #curhatinbusiness it’s suitable, isn’t it?! haks : )

Iklan

Tagged: , , , , , , , , , ,

Got Something to Say? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Customer PHP, No prob. at Ridwan Sunaryo.

meta

%d blogger menyukai ini: