Tips Memilih Meja Konsol

Maret 1, 2014 § Tinggalkan komentar

meja konsol furniture jepara

Sebuah ruangan seringkali terasa lapang. Untuk menyiasati hal itu, beberapa desain interior memanfaatkan meja konsol (console). Meja yang biasa digunakan untuk menutupi kekurangan sebuah ruangan. Bisa sebagai pelengkap, karena di atasnya bisa diletakkan berbagai pajangan. Misalnya table lamp, vas bunga. Agar makin cantik di atasnya diletakkan lukisan atau kaca cermin (mirror). Agar ruangan yang kosong terlihat lebih manis dan cantik, biasanya diisi dengan meja konsol.

Meja konsol umumnya diletakan di ruang foyer (ruang antara menuju ke ruang tamu). Ruang ini memang sering terkesan kosong, karena di ruang ini biasanya si empunya rumah menerima tamu yang punya keperluan sejenak. Pada sisi-sisi meja konsol, bagian kanan dan kirinya bisa ditaruh anchor. Apakah berupa hiasan atau perabot lain yang sama untuk kanan dan kirinya.

Selain itu, bagian top table-nya diisi dengan vas bunga, dan untuk menyeimbangkan tampilan, persis di dinding bagian atas meja konsol sering diisi lukisan. Bisa lukisan seluruh anggota keluarga pemilik rumah atau lainnya. Ada berbagai pilihan bahan dari meja konsol. Dari yang berbahan batu (stones) hingga kayu. Untuk meja konsol berbahan kayu, dipilih yang terbuat dari kayu bloktik (semacam triplek yang berlapis serat kayu tipis). Sedang bila memilih yang berbahan kayu mahoni ataupun jati, biasanya hanya pada kerangkanya saja. Untuk top table bisa menggunakan bloktik atau kaca tebal.

Meja konsol dapat tampil bagus bila ukurannya proposional. Begitu juga dengan furnitur dan kondisi ruangan. Umumnya ukuran standar meja konsol adalah panjang 150 cm dan tingginya 80-90 cm. Ukuran ini, cocok untuk ruang foyer berukuran 2m x 3m atau 2m x 2m. Selain ukuran yang harus diperhatikan sebelum membeli meja konsol, pertama perhatikan kualitas bahan. Kedua perhatikan warna finishing-nya dan ketiga ruang yang ada pada rumah apakah memang cocok diletakkan meja konsol serta perhatikan model rumahnya. Penempatan yang benar harus terpusat, di mana kanan kirinya harus berjarak sama sehingga benar-benar ada di tengah-tengah.

Model meja konsol yang ada di pasaran cukup beraneka ragam. Mulai dari yang model minimalis sampai klasik. Model minimalis berbentuk kotak-kotak atau bulat. Warnanya pun, hanya satu warna saja. Seperti warna cherry, marple atau warna cerah lainnya. Sedang yang berbentuk klasik menggunakan profil bergaya Eropa, Cina atau lokal. Warnanya kebanyakan gold, krem, atau cokelat. Model klasik banyak bermain diprofil/bubut dan ukiran. Kendati meja konsol cocok ditempatkan di ruang tamu maupun foyer. Namun dalam praktiknya jangan dipaksakan, terutama untuk ruangan sempit.

Sebab, perabot ini cuma pelengkap saja atau home additional (pelengkap rumah). Selain itu yang tak kalah penting adalah keserasian dengan lingkungan. Sejatinya kehadiran meja konsol untuk memperindah ruangan bukan sebaliknya. Cara perawatan meja konsol pun sangat simple. Cukup menggunakan kain basah untuk melapnya. Bila ingin perawatan lebih intens, pada meja konsol berbahan kayu bisa menggunakan pengkilap kayu atau lexwood. Jangan menggunakan bahan-bahan kimia seperti alkohol untuk bagian-bagian kayu sebab akan merusak cat dan tekstur serat kayu.

Referensi dan Ide Meja Konsol Minimalis dan ukir

Lihat koleksi lainnya…

Iklan

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Got Something to Say? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tips Memilih Meja Konsol at Ridwan Sunaryo.

meta

%d blogger menyukai ini: